Breaking News

Wednesday, May 9, 2018

Zulherman: Seminar Quantity Surveyor (QS) Di Podomoro University Ajak Pengembangan Profesi


Jakarta, KE

Pendidikan Quantity Surveyor (QS) adalah salah satu jurusan di Perguruan Tinggi yang membahas dengan manjemen biaya proyek pembangunan, pengendalian biaya konstruksi, administrasi dan arbitrer dalam suatu kegiatan proyek. 

Meskipun QS lebih terkenal di negara luar seperti Inggris, Malaysia, India, Australia hingga Selandia Baru. Namun saat ini mulai menjadi pasar yang menjadi perhatian di dunia Pendidikan.

QS memiliki urgensi dalam pembangunan sistem yang akan mengeluarkan biaya proyek, dan akan berakibat fatal seperti kerugian dari proyek-proyek yang dilakukan dalam biaya.

Dosen Universitas Bung Hatta DR. Zulherman kepada media ini menjelaskan bahwa di negara Indonesia sangat banyak sekali tenaga QS yang membutuhkan dalam pengembaraan proyek-proyek terkait proyek pemerintahan dan dinegeri swasta ini. Meskipun sangat dibutuhkan akan tetapi pendidikan ini masih sepi peminat dikalangan dunia Pendidikan. Hal ini tinggal karena Masyarakat belum kenal dengan profesi QS ini.

Menurut Zulherman, memimpin pendidikan ini lebih dikenal oleh masyarakat, maka Podomoro University menyelenggarakan seminar internasional dengan tema "Quantity Surveying Education in Indonesia dan Overseas - Supply and Demand" bertempat diarea 'Indonesia Building Technology Expo' ICE BSD City tanggal 6 Mei 2018.

Dikataknnya, Universitas Bung Hatta di Padang merupakan satu-satunya universitas yang memiliki program studi (prodi) QS dengan nama Teknik Ekonomi Konstruksi sejak tahun 2002 lalu. Profesional QS yang dihasilkan oleh universitas Bung Hatta baru mencapai 388 orang. Sementara kebutuhan QS di Indonesia saat ini adalah 8.800 orang.

Zulherman menyebutkan di Malaysia terdapat 7 universitas negeri dan 10 universitas swasta yang menyelengarakan prodi QS dan setiap tahun menghasilkan 500 QS dengan konversi penduduk Malaysia dan proyek-proyek pembangunan lebih kecil daripada Indonesia. Hal ini memungkinkan masuknya tenaga asing ke Indonesia. Dan ini menjadi peluang yang sangat besar bagi lulusan SMA atau SMK yang mengemban pendidikan di Jurusan QS.

Pembicara seminar mewah Dr. Ir. Paristyanti Nurwardani (Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristek RI), Ibu Permadi Soemarahatianto MRICS (Dewan Pengawas IQSI), Paul Christian Ariyanto (Direktur Agung Podomoro Land) dan Prof. Zakaria Moch. Yusof (Associate Professor UTM Malaysia), Dr. Zulherman, ST, M.SC (Universitas Bung Hatta Padang) dan Ferdinand Fassa (Universitas Podomoro)

No comments:

Post a Comment