Jangan Asal Manis, ini Urutan Menu Buka Puasa Agar Tidak Sakit Perut

Menu Buka Puasa 

Kerinciexpose.com - Saat berbuka puasa, seringkali kita menyantap makanan apa saja karena telah menahan lapar dan haus sepanjang hari. Namun, seringkali pula kita melupakan bahwa makan berlebihan itu tidak baik. Sehingga tak jarang dari kita malah sakit perut seusai buka puasa.

Makan berlebih yang dimaksud adalah menyantap apa saja menu buka puasa yang disajikan. Seperti gorengan, minuman dingin, dan lain sebagainya. Padahal inilah yang membuat perutmu kaget usai berjam-jam berpuasa.

Nah, penyebab sakit perut seusai buka puasa bukan hanya karena itu saja, tetapi juga urutan makanan yang dikonsumsi. Jangan dianggap sepele, kebanyakan orang berbuka puasa mengabaikan porsi dan nutrisi yang dikonsumsi tanpa memikirkan kesehatan.

Dilansir dari berbagai sumber, jauhi pola yang kurang sehat dengan menyesuaikan urutan makanan yang mesti dikonsumsi ketika berbuka puasa.

1. Minum air putih

Ternyata minum air putih ketika mengawali buka puasa masih sering banyak diabaikan, lho. Kebanyakan dari mereka langsung menyantap minuman segar dan dingin, seperti sirup lebih dahulu.

Padahal, seharusnya mengonsumsi minuman air putih harus dilakukan ketika menyudahi puasa pada hari itu, tepatnya ketika selesai azan Maghrib berkumandang.

Usahakan langsung minum air putih untuk mencegah dehidrasi. Sebab, ketika kamu memulai buka puasa dengan minum air dingin saat perut kosong, bisa memicu kontraksi pada lambung dan menyebabkan kamu mudah sakit.

2. Kurma

Menu buka puasa yang bisa dijadikan pilihan yang tepat adalah kurma. Kamu bisa mengonsumsi kurma yang di dalamnya terkandung sumber gula alami untuk memenuhi energi saat berbuka puasa.

Rasulullah SAW pun menganjurkan untuk mengonsumsi kurma sebanyak tiga buah setiap harinya. Atau bisa dikonsumsi dalam jumlah ganjil, seperti 1, 3, 5, atau 7.

"Jika salah seorang dari kalian shaum, maka hendaklah ketika ia berbuka dengan mengonsumsi kurma. Dan jika tidak ada kurma, maka dengan air. Karena air itu membersihkan." (Shahih Jami'ush shagir)

3. Takjil favorit

Ini saatnya kamu baru bisa menyantap takjil favoritmu. Karena menu buka puasa identik dengan makanan manis, kamu bisa mengonsumsi kolak ataupun sop buah. Akan tetapi, sebaiknya hindari makanan bersantan dan gorengan katena jika dikonsumsi terus menerus akan menaikkan kadar kolesterol dalam tubuh.

Boleh makan kolak, gorengan, atau takjil favorit lainnya, asalkan jangan dikonsumsi setiap hari, ya.

4. Konsumsi karbohidrat

Sebelum melanjutkan makan, kamu boleh menunaikan ibadah salat Maghrib lebih dahulu.

Nah, ketika sudah salat, wajar-wajar saja jika kamu merasa kenyang karena sudah makan kurma dan takjil. Akan tetapi, tubuh juga perlu asupan karbohidrat. Jadi, jangan sampai menghindari konsumsi karbohidrat, sebab asupan ini masih dibutuhkan oleh tubuh setelah menahan lapar dan haus berjam-jam.

Pilihlah masakan rumahan untuk mengisi kembali energi dengan karbohidrat kompleks, seperti beras merah, kentang, dan lainnya.  Tambahkan sayuran yang mengandung sedikit kalori agar tidak membuat berat badan naik.

Tapi, ingat ya, jangan makan berleihan.

5. Camilan sehat

Setelah mengonsumsi karbohidrat, jangan langsung makan camilan. Camilan ini dimaksud sebagai pilihan ketika malam hari kamu merasa lapar.

Nah, setelah makan makanan berat, gunakan waktu salat tarawih sebagai waktu untuk perut mencerna berbagai macam makanan yang telah dikonsumsi. Barulah, ketika kamu kembali lapar, pilihlah camilan sehat dan ringan, seperti smoothies, buah segar, dan lain-lain.

Nah, itulah beberapa urutan menu buka puasa yang baik kamu konsumsi ketika berbuka puasa. Urutan-urutan makan tersebut penting banget lho untuk kesehatan. Karena sudah tahu, diterapkan dari sekarang ya dan jangan konsumsi berlebihan, secukupnya saja.

Sumber: Kumparan