Breaking News

Wednesday, May 9, 2018

Wabup Selalu Ditinggal, ZA: Pak Arsal Tidak Akan Saya Perlakukan Seperti Itu


Kerinci. KE

Persoalan Harmonisasi Kepala Daerah di Kerinci terus menjadi isu publik. Tidak hanya periode Adirozal dan Zainal Abidin Saja, namun pada periode yang lalu, Bupati Murasman dan Wakil Bupati Mohd Rahman juga tidak dapat berjalan dalam roda pemerintahan. 

Hal itu terungkap saat debat Publik Calon Bupati dan Wakil Bupati Kerinci, (05/05). 

Menjawab pertanyaan Cabup Monadi tentang saran dan tugas wakil bupati, Zainal dengan menjelaskan bahwa selaku Wakil Bupati Kerincilangkah amanat Undang-undang memberikan saran, dan membantu Bupati. 

Hanya saja kata Zainal, saya tidak pernah dilibatkan dalam penyusunan anggaran dan penentuan pejabat. 

“Mungkin saya tidak butuh dalam penyusunan anggaran dan angka pejabat,” ujarnya.
Karena tidak dilibatkan diabetes, makanya selaku Wakil Bupati Kerinci, mereka memilih banyak keutamaan ke desa-desa. 

Malahan kata Zainal, dia banyak mengeluarkan uang untuk menyelamatkan masyarakat secara langsung. 

Dia menjelaskan, selaku Wakil Bupati Kerinci, banyak hal yang diperbuat, namun karena peran yang diberikan tidak demikian, maka memilih jalan untuk duduk mendengar keluh kesah masyarakat jauh lebih baik dari pada duduk di kantor. 

"Pemimpin Zaman Sekarang itu adalah pemimpin yang mau duduk di kebun bersama masyarakatnya," ujarnya. 

Dengan tegas, Zainal Abidin menyebutkan apa yang ia rasakan juga sudah dirasakan oleh H. Mohd Rahman saat menjadi Wakil Bupati Murasman. 

Diagram debat itu juga, Zainal menyatakan bahwa Arsal Apri yang saat ini menjadi Calon Wakil Bupati mendampinginya tidak akan ditinggalkan dalam setiap pengambilan kebijakan. 

“Pak Rahman juga sudah merasakan menjadi Wakil Bupati tapi tidak ada peran dan wewenang, untuk itu selaku orang yang sudah merasakan, maka Pak Arsal Apri tidak akan saya perlakukan, saya sangat memahami, saya di BKD itu belasan tahun, Baperjakat harus difungsikan, jangan Sampai ada yang pangkat dan golongannya tidak mencukupi namun lolos, ”tukasnya. 

"Saya malu dengan masyarakat umum, karena tidak bisa berbuat banyak, sekarang kita buktikan, karena saya sudah merasakan bagaimana tidak ada peran, dan peran, maka Pak Arsal tidak akan jadi bersama saya, saya jamin, cukup kami yang merasakan," pungkasnya. (064)

No comments:

Post a Comment