Breaking News

Tuesday, June 16, 2020

Bertamu Hingga Subuh, 4 Pria dan 2 Wanita Digerebak Warga

 Pemuda yang Digerebek Warga (doc/ist)
KERINCIEXPOSE.COM - Ada-ada saja ulah dan perangai aneh dilakukan Empat orang remaja tanggung, Dua wanita remaja di RT 02 warga Kelurahan Siulak Deras, Kecamatan Gunung Kerinci Kabupaten Kerinci, terpaksa digerebek massa karena semalam suntuk dalam satu rumah, nyaris diarak keliling kampung lantaran 4 pria bertamu hingga jam 4 Subuh.

Beruntung, 4 pria dan 2 wanita remaja lama dintai pemuda setempat tidak dihakimi massa. Namun, tetap saja mereka diseret kerumah warga untuk diadili secara adat dihadiri pihak keluarga dua belah pihak.

Berhasil diperoleh keterangan oleh, Selasa (16/6/2020), kepada Irwan selaku Lurah Siulak Deras, mengatakan bahwa memang ada kejadian penggerebekan 4 orang pria dan 2 wanita remaja dilingkungannya.

“Memang betul ada kejadian penggerebekan para pemuda sini pagi kemarin, Senin (15/06/20) sekitar pukul 04:00 WIB Subuh.

“mereka digerebek massa karena semalam bertamu kerumah seorang wanita remaja berinisial LR (18) ditemani satu wanita lagi yaitu, Dw (19) juga warga Kelurahan,”ujar Lurah Irwan.

Sementara itu, diketahui Empat Pria tanggung digerebek pemuda sekitar Kelurahan Sulder yakni, inisial IL (15) dan SP (27) Warga asal Desa Mukai Hilir, kecamatan Siulak Mukai, inisial AL (14) Warga asal Siulak Kecil Ilir, Satu pria lagi Warga asal Kelurahan dari dusun Alam Batu Kelurahan Siulak Deras, tidak diketahui namanya secara jelas.

Dikatakan Lurah Irwan, atas perbuatan melanggar adat dan Perdes, ke 6 orang itu pihak adat lakukan tindakan pembinaan yakni dengan bayar denda tiap orangnya sebesar Rp 500 ribu.

“6 orang remaja ini memang diancam akan diarak keliling Kelurahan, namun saat mereka digerebek jam 04 : 00 WIB Subuh oleh pemuda, tidak sedang berbuat mesum.

“saya ketempat kejadian sekitar jam 6 subuh, mereka dalam keadaan berbusana tidak telanjang, ya cukup buat pernyataan tidak mengulangi lagi,”tandas Lurah Irwan kepada via selulernya. (064)

No comments:

Post a Comment