Pedagang Kaki Lima

 

Musri Nauli 

Ditengah-tengah pandemik virus corona yang belum adanya kepastian akan usai, perhatian dan konsentrasi Al haris untuk menyelesaikannya begitu menyita perhatiannya. 

Berbagai Acara rapat koordinasi, memastikan ketersediaan rumah sakit untuk rumah sakit, berbagai kesempatan melihat peluang pendanaan untuk melewati krisis ini terus dilakukan. 

Namun disela-sela kegiatan yang begitu padat, konsentrasi Al haris terhadap pedagang kaki lima yang biasa dikenal UMKM begitu kental. 

Disela-sela mendengarkan paparan data perekonomian di kantor BPS Jambi, Al haris memperhatikan dampak pandemik dengan pedagang Kecil, pedagang kaki lima yang dikenal UMKM. 

Disela-sela seusai diwawancara awak media, Al Haris memperhatikan dampak ekonomi akibat pandemik. 

Konsentrasi Al Haris mengenai pedagang Kecil dan dampak kehidupan ekonomi akibat pandemik adalah perhatian didalam persoalan ekonomi. 

Satu hari sebelumnya, di Pasar Angso duo, Al Haris berkeliling pasar. Melihat kehidupan ekonomi secara langsung. Sembari menyerahkan bantuan sembako kepada pedagang kaki lima yang berdampak penurunan pendapatan di masa PPKM. 

Dengan tegas Al haris berharap agar kita dapat menghidupkan perekonomian masyarakat. Sehingga diharapkan kita membelanjakan dan berbelanja kepada pedagang Kecil. 

Didalam visi-misinya, konsentrasi Al haris terhadap pedagang kaki lima dan UMKM dapat dilihat didalam isu strategis kedua. Salah satu tema yang disampaikan didalam pidato paska pelantikan di Istana. 

Dengan berkonsentrasi terhadap pemulihan ekonomi maka dapat memastikan harga kebutuhan pokok, mengurangi jumlah penggangguran, terciptanya jumlah orang miskin baru yang menyebabkan tingginya ancaman keamanan dan ketertiban ditengah masyarakat. 

Seruan Al Haris sebenarnya Sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Berbagai kebutuhan sehari-hari dapat dilakukan dengan berbelanja disekitar rumah kita. 

Entah membeli sabun, gula pasir, kopi, minyak sayur, sampo, odol, sikat gigi, sabun ataupun kebutuhan sehari-hari. 

Dengan berbelanja kebutuhan sehari-hari, maka secara tidak langsung akan menghidupkan perekonomian di sekitar rumah kita. Sekaligus memberikan dukungan ekonomi. Sehingga roda perekonomian dapat berputar. Walaupun dalam skala Kecil. 

Seruan Al haris setidak-tidaknya dapat membuat pedagang kaki lima atau pedagang Kecil dapat bertahan ditengah pandemik. 

Ajakan Sederhana namun mampu membuat kita tetap bergandengan tangan. Bersama-sama melewati krisis dengan baik.